Liverpool Dianggap Hanya Unggul di Lini Serang, Bagaimana Lini Belakangnya ?

0
222
Berita Bola, Berita Sepakbola, Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman, Liga Belanda, Liga Eropa, Liga Champions, Piala FA, Liga Italia, Serie A

Berita Bola –¬†Kalaupun Philippe Coutinho akhirnya bakal pergi, lini serang Liverpool sepertinya takkan mengalami kesulitan. Justru The Reds punya masalah yang cukup akut dilini belakang yang masih belum tuntas.

Lihat saja di laga perdana Premier League 2017/18 menghadapi Watford di Vicarage Road, Sabtu (12/8/2017) malam WIB kemarin. Liverpool harus terima bermain imbang 3-3 setelah gawangnya dijebol pada menit-menit akhir.

Pada pertandingan itu, Liverpool dua kali tertinggal setelah Stefano Okaka dan Abdoulaye Doucoure menjebol jala Simon Mignolet. Namun, dua kali pula Liverpool mampu menyamakan skor lewat gol yang diciptakan Sadio Mane serta Roberto Firmino.

Namun akhirnya Liverpool sempat berbalik unggul 3-2 lewat gol Mohamed Salah sebelum keteledoran di menit-menit akhir membuat Miguel Britos mampu menjebol jala mereka untuk membuat skor akhir 3-3.

Dua dari tiga gol Watford semua diawali dengan eksekusi bola mati, di mana Okaka serta Britos mendapat bola dari corner kick. Ini makin membuktikan lemahnya barisan belakang Si Merah menghadapi bola-bola mati seperti itu.

Seperti dikutip Sky Sports, Liverpool adalah tim paling banyak kebobolan dari bola mati sejak ditangani Juergen Klopp Oktober 2015 silam. Ada 27 gol dari free kick atau sepak pojok, dari total 82 bola yang berhasil bersarang di gawang Liverpool.

Dibanding tim-tim enam besar lainnya, Liverpool punya lini belakang paling bobrok. Wajar saja anda lelucon yang mengandaikan lini depan Liverpool bak Ferrari sementara lini belakang seperti mobil rongsokan. [ Berita Bola ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here